Akbar Toufan Pensiun Dari Balapan Grasstrack, Ini Alasannya

  • Whatsapp

motolineid.com – Tahun 2022 nanti pembalap grasstrack Akbar Toufan akan pensiun dari balapan grasstrack, tentunya berita ini sudah di konfirmasi langsung oleh sang pembalap saat seri terakhir Powertrack yang digelar di Subang minggu lalu.

Perpisahan yang begitu berkesan baik bagi Akbar Toufan maupun bagi pembalap lain yang menjadi rivalnya di lintasan tapi saat di luar lintasan, menjadikan sosok pembalap ini seorang legenda yang akan selalu dikenang baik bagi kawan maupun lawan.

Read More

Pembalap asal Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang ini menyatakan pensiun dari balap grasstrack yang telah digelutinya hampir kurang lebih 20 tahun. Suka dan duka telah dia lewati selama 20 tahun kiprahnya di balap garuk tanah tersebut.

Team 86 semoga tetap eksis tahun depan meskipun tanpa Akbar Toufan

Berbagai titel juara telah dia raih, titel juara nasional, dan juga juara event-event lokal telah menjadi prasasti yang akan sulit dilampau oleh pembalap lain.

“Hampir 20 tahun telah berkiprah di grasstrack, rasanya ini saatnya harus menepi dan melihat potensi-potensi muda lain untuk berkembang,”beber pembalap yang menggunakan nomor start 86 ini.

20 tahun tentunya bukan waktu yang singkat banyak kesan yang cukup mendalam dari pembalap lain yang begitu respek dan hormat kepada sosok yang menjadi idola sekaligus guru bagi mereka.

Setelah pensiun pun tentunya Akbar Toufan tidak akan jauh-jauh dari grasstrack karena saat ini dia sedang menyiapkan sang anak Rubin Caesar. “Tentunya akan tetap dengan team 86 meskipun bukan sebagai pembalap lagi, pastinya akan lebih fokus lagi dalam membina para pembalap di team 86,”beber Akbar.

Di team 86 sendiri diisi oleh Rubin Caesar dan Inggil Bernadiktus yang digadang-gadang akan meneruskan estafet dari sang ayah Akbar Toufan.

“Setelah pensiun nanti akan lebih fokus dalam membina pembalap di Team 86 dan juga pembalap di 86 Training Facility,”tutupnya.

Selamat jalan legenda, pensiun bukan berarti akhir tapi merupakan awal dari sesuatu yang baru yang tentunya akan memberikan tantangan yang baru. Semoga Rubin Caesar sang putra mahkota bisa meneruskan nama besar 86 atau bahkan mampu melampau prestasi yang telah draih oleh sang ayah. kim

 

Related posts