Strategi Dan Teknik Jitu ‘Lagi’ Buat hadapi Putaran Selanjutnya….

  • Whatsapp
Putaran 1 Piala Raja, Sprint Rally Jogja  2022  Nge-Gas Bareng Beagle Jogja yang dihelat pada sirkuit Donokerto Turi Sleman, Sabtu dan Minggu

motolineid.com – Putaran 1 Piala Raja, Sprint Rally Jogja  2022  Nge-Gas Bareng Beagle Jogja yang dihelat pada sirkuit Donokerto Turi Sleman, Sabtu dan Minggu (14-15/5), rampung tergelar.

Terbukti ajang sprint rally garapan Beagle Jogja Rally Team yang digeber pada sirkuit Donokerto Turi Sleman, yang panjangnya 2.7 km itu berhasil menyuguhkan  tantangan menarik. Bahkan, dari sisi tantangannya, setingan sirkuit tersebut tak kalah dengan ajang ajang kejurnas.

Read More

Buktinya, di hari pertama Sabtu (14/5) beberapa perally sudah merasakan kekejaman suguhan trek sirkuit Donokerto. Maksudnya ada aja yang alami masalah pada mobilnya, mulai girbok, kaki-kaki, elektrikal mati, mesin mejen brebet, dan lainnya. Hadeh…

“Catatan waktu di ss2 malah jadi lebih lambat dari ss1. Ambil contoh beberapa bagian sirkuit, utamanya  tikungan malah jadi berat ketika dilalui. Ini kontur tanah sirkuit yang berpasir mudah berubah. Jadi dinikmati aja deh,” senyum Aries CA perally Protect Sport.

Senada itu pembalap legend Heri Agung, yang mengamati Heri Unggul sang adik yang gaspol di lintasan, kasih komentar. Bahwa  teknik bawa mobil di sirkuit Donokerto harus diperhatikan.

“Mesti cepat adaptasi. Cara bawa mobil harus diubah. Seperti teknik oper gigi misalnya. Tujuannya supaya mobil pun tahan. Karena model bawanya enggak seperti bawa mobil di trek tanah atau aspal. Bila dipaksain  as roda  atau girbok bakalan gak tahan.. Kalau hujan untuk disini, enak pake ban kering,” begitu analisa perally kawakan asal Semarang ini..

“Sirkuitnya baguslah. Cuma di ss2 jalannya makin ancur akhirnya banyak yang mobilnya trobel. Intinya masing=masing sirkuit punya kelebihan tersendiri. Ini  bila mau dibandingkan sirkuit ‘sebelah’yang juga pernah digunakan ajang event sprint rally di Jogja,” komentar Wancik perally asal Jogja

Namun itulah kompetisi sprint rally. Alhasil peserta dituntut punya strategi jitu buat melahap kontur sirkuit tanah berpasir Donokerto gaes. Hehehe….

Bukbis Pancawinarna,  selaku Owner dari Beagle Jogja Rally Team, mengatakan, sejatinya Sirkuit Donokerto  memang punya planning kedepan karena lahan tersebut sedianya akan dibuat percontohan kecil Donokerto Beagle Rally Course, yang memang disiapkan buat merangkul pembalap-pembalap yang akan berkiprah di sprint rally. karena memang konsepnya buat pelatihan.

Ah tak hanya itu, target peserta di putaran 1, kabarnya terlampaui.  Bahkan kemasan setingan acara pun disiapkan buat live streaming. Sehingga seperti ajang nasional gaes. Ini juga yang tampaknya dibidik oleh Beagle, tak hanya peserta namun  juga memancing pihak sponsorship yang ingin mensupport di ajang sprint rally.

“Intinya kami ini mengutamakan kwalitas bukan kwantitas. Ke depan tetap kami targetkan 60 peserta saja. soal lay out bisa saja ada perubahan sedikit biar enggak membosankan,” tutup Bukbis dari Beagle Jogja Rally Team.

Intinya gini, buat hadapi putaran selanjutnya siapkan teknik dan strategi ‘lagi’ ya….

Related posts