MotoGP 2020 : Vinales Mengaku Musim 2020 Menjadi Yang Terburuk Baginya

motolineid.com – Vinales mengaku musim 2020 menjadi yang terburuk baginya dengan hasil yang diraihnya di akhir musim ini. Pembalap Monster Energy Yamaha Factory ini berada di posisi enam klasemen akhir musim balap 2020.

“Jika kami start dari posisi 1 atau 2, balapan ini bakal berbeda, karena jika saya sendirian, saya bisa mencatat 1 menit 40,1 atau 40,2 detik. Itulah ritme yang dicatat Jack Miller dan Franky. Masalahnya, jika ada di tengah, maka kami langsung ‘habis’ karena rider lain akan menyalip kami di trek lurus,” ungkap Vinales.

Baca juga : MotoGP 2020 : Ini Deretan Pembalap MotoGP Yang Tidak Akan Balapan Lagi Di 2021

Baca juga : MotoGP 2020 : Oliveira Mampu Gandakan Kemenangan Di Kandang Sendiri

“Dengan begini, kami harus mengerem sekuat tenaga, menyebabkan ban depan jadi hancur, dan semua jadi bermasalah. Kami selalu bilang, kami harus start di depan. Jika tidak, kami bakal kesulitan dan makin mundur. Entahlah, jujur saja 4-5 balapan terakhir benar-benar bencana,” lanjutnya.

Dari keempat pembalap Yamaha baik yang ada di tim pabrikan maupun tim satelit, hanya Franco Morbidelli yang mampu menunjukkan konsistensinya. Pantas jika pembalap ini berada di posisi kedua klasemen sementara setelah mampu membukukan tiga kali kemenangan di musim ini.

Tentunya masih banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan oleh Yamaha untuk menghadapi musim depan. Persaingan untuk menuju juara pasti akan lebih sulit karena Marc Marquez tentunya sudah bisa kembali balapan setelah satu musim ini off karena cidera. jack