Maverick Vinales Akui Pindah Yamaha Suatu Kesalahan

  • Whatsapp
maveric vinales

motolineid.com – Maverick Vinales mengakui dia menyesal telah meninggalkan Suzuki dan bergabung dengan Yamaha. Pembalap asal Spanyol ini sebelumnya digadang-gadang akan mampu tampil impresif bersama dengan tim Yamaha, mengingat saat di Suzuki dia mampu tampil mengesankan.

Maverick Vinales menjalani debutnya di MotoGP bersama Suzuki pada 2015. Ia secara menakjubkan memenangi MotoGP Inggris 2016 di Silverstone, yakni kemenangan perdana Suzuki sejak Chris Vermeulen pada 2007. Namun, ketika performa GSX-RR mulai terlihat, Vinales sudah telanjur tanda tangan kontrak dengan Yamaha.

Bacaan Lainnya

Vinales pun tak menampik keputusannya pindah ke Yamaha didasari fakta bahwa pabrikan Garpu Tala punya motor paling kompetitif saat itu. Dalam satu dekade, mereka meraih tujuh gelar bersama Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Sayang, Vinales justru tak bisa mengulang hasil tersebut selama membela mereka.

Tapi penampilannya saat membela Yamaha tidak ada yang istimewa, secercah harapan saat tampil bersama Yamaha sebenarnya muncul diawal musim balap 2021 lalu saat ia memenangkan pembuka musim di Qatar. Namun, setelahnya dia seperti kehilangan sentuhan dengan motor M1 nya, dan baru bisa mencetak podium kembali saat seri kesembilan di Assen.

Berdasarkan hasil yang mengecewakan tersebut Vinales memutuskan untuk mengakhiri kontraknya di Yamaha,  setelah insiden yang terjadi di MotoGP Austria karena pebalap berusia 26 tahun itu terlihat over-revving mesin M1-nya selama balapan sebelum akhirnya kembali ke pit-lane.

Tempat pertama dan kedua finis di musim 2021 adalah satu-satunya hasil podium yang dia dapatkan di Yamaha sebelum hengkang ke Aprilia, dan absen dalam dua seri MotoGP merupakan hasil terburuknya sejak musim rookie pada tahun 2015.

Setelah lepas dari Yamaha Vinales langsung bergabung dengan Aprilia dan sudah mulai beradaptasi dengan motor Aprilia di sisa musim 2021 lalu. Diharapkan musim 2022 ini dia sudah mulai bisa berkembangdan mampu menunjukkan potensinya sebagai pembalap papan atas MotoGP.

Vinales dan Yamaha memutuskan untuk memutuskan hubungan setelah putaran pertama dari dua putaran di Austria karena pebalap berusia 26 tahun itu terlihat over-revving mesin M1-nya selama balapan sebelum akhirnya kembali ke pit-lane. jack

sumber : www.gpone.com