Indikator Pada Spidometer Vario Mati Setelah Kehujanan, Ini Cara Mengatasinya

motolineid.com – Indikator pada spidometer Vario mati setelah kehujanan sering dialami oleh para pengguna motor Honda Vario. Salah satu pengendara yang mengalami kejadian ini adalah Aslih pemilik Vario yang ada di Tengaran, Kab. Semarang.

Indikator yang ada di spidometer tiba-tiba mati setelah motor kehujanan. “Kejadian indikator pada spidometer mati ini sudah terjadi dua kali, pertama motor dijemur sudah kembali hidup tapi yang kedua kalinya setelah dijemur spidometer tidak bisa hidup,”beber Aslih.

Indikator Vario blank tidak ada tulisannya

Hal tersebut diiyakan oleh Siswoyo yang ada di Ahass Istana Jaya Abadi, Ambarawa. “Ada beberapa kasus yang masuk ke bengkel, dimana indikator pada spidometer tiba-tiba mati setelah kehujanan,”beber Siswoyo.

Hal tersebut terjadi karena air hujan masuk ke spidometer dan menyebabkan  gangguan pada indikator. Untuk langkah pertama yang dilakukan jika indikator spidometer mati bisa dilakukan penjemuran.

Baca juga : Dua Cara Menaikkan Stroke Motor, Mana Yang Lebih Aman

Baca juga : Kenali Karakter Motor Dari Ukuran Bore Dan Strokenya

“Pertama lakukan penjemuran sehingga air yang masuk ke spidometer bisa hilang dan kering, tapi jika dengan penjemuran belum bisa kembali normal maka harus dilakukan pembongkaran,”beber pria yang menjabat sebagai kepala bengkel ini.

Siapkan Hair Dryer untuk mengeringkan spidometer yang mengalami masalah tersebut. “Jika dengan penjemuran tidak bisa kembali normal, kita bongkar spidometer dan lakukan pengeringan dengan hair dryer,”sambung Siswoyo.

Lakukan dengan suhu yang sesuai sehingga tidak merusak komponen elektronik yang ada di spidometer. Setelah benar-benar kering selanjutnya pasang dan rakit kembali spidometer.

“Jangan lupa agar air tidak kembali masuk ke spidometer, lindungi spidometer dengan scorlet transparan pada spidometer sehingga saat kehujanan air tidak akan bisa masuk lagi,”tutup Siswoyo. Jack