Apakah Bahaya Gonta-Ganti Oli Mesin Di Motor Kita

motolineid.com – Gonta-ganti oli mesin kerap dilakukan oleh pemilik motor atau mobil. Entah atas pertimbangan harga atau yang lain yang pasti saat ini banyak beredar oli mesin sehingga semakin membingungkan para pemilik kendaraan. Apakah bahaya gonta-ganti oli mesin pada kendaraan kita?

Penggunaan oli mesin sebaiknya sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan, setiap pabrikan pastinya sudah memberikan anjuran dalam penggunaan oli mesin yang sesuai dengan karakter mesinnya.

Dengan begitu, kinerja oli dalam melumasi setiap komponen di dalam mesin bisa lebih maksimal saat digunakan. Hanya saja, terkadang tidak sedikit pemilik kendaraan roda empat yang tergiur dengan merek pelumas karena adanya beberapa keunggulan berbeda.

Baca juga : Hoaks Atau Fakta : Mesin Las Bisa Untuk Ngecas Baterai

Baca juga : Begini Cara Merawat Aki Motor Di Masa Pandemi

Perlu kita ketahui bahwa setiap oli mesin dibuat dengan berbagai bahan yang menyesuaikan karakter mesin, termasuk juga dalam penggunaan zat aditif. Sehingga, setiap merek oli akan memiliki kandungan zat aditif yang tidak sama antara merek yang satu dengan yang lainnya.

Bahayanya apabila berbagai merk oli tersebut dicampur bisa menyebabkan sludge atau lumpur. Hal tersebut muncul karena adanya sisa pelumas lama yang masih tertinggal di ruang mesin saat penggantian oli.

Sehingga untuk memnghindari terjadinya sludge tersebut dianjurkan untuk menggunakan oli mesin sesuai dengan rekomendasi pabrik dan usahakan jangan sampai gonta-ganti oli mesin.

Setiap oli mesin memiliki grade kualitas yang berbeda-beda dari mineral, yakni semi dan full sintetik. Sehingga, saat pemilik kendaraan sering ganti-ganti merek oli bisa berdampak buruk bagi kendaraan.

Salah satunya dapat berpengaruh terhadap performa dan proteksi pada mesin, kerusakan pada seal, umur mesin yang lebih singkat dan lainnya.  jack

%d bloggers like this: